Lewati ke konten
KAIROS ALAT BERAT

Motor Grader

Perawatan Motor Grader: Circle Drive, Tandem, dan Moldboard

· Kairos Alat Berat · 5 menit baca

Perawatan Motor Grader: Circle Drive, Tandem, dan Moldboard
Foto: Eric Polk, Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Motor grader punya banyak bagian bergerak yang tidak dimiliki alat berat lain: circle yang berputar, drawbar, moldboard yang bisa digeser, tandem yang mengayun, dan sendi artikulasi. Bagian-bagian ini sering luput dari jadwal perawatan karena fokus biasanya hanya pada mesin dan oli. Padahal, kelonggaran di bagian-bagian ini langsung memengaruhi kualitas hasil kerja.

Kenapa Presisi Itu Penting?

Grader bekerja dengan toleransi kecil. Jika circle longgar atau moldboard bergoyang, permukaan yang dihasilkan bergelombang. Operator akan butuh lebih banyak lintasan untuk mencapai hasil yang sama. Artinya lebih banyak BBM, lebih banyak waktu, dan lebih banyak keausan.

Circle dan Circle Drive

Wear strip dan shim

Circle bertumpu pada pelat aus (wear strip atau wear insert) dan disetel dengan shim atau baut penyetel. Seiring waktu, wear strip aus dan celah bertambah. Periksa dan setel celah circle secara berkala sesuai manual. Ganti wear strip sebelum habis agar circle itu sendiri tidak ikut aus.

Gigi circle dan pinion

Periksa keausan dan retak pada gigi circle dan pinion circle drive. Lumasi sesuai rekomendasi, karena area ini terbuka dan mudah tercampur debu.

Circle drive gearbox

Periksa level oli dan kebocoran. Circle drive yang macet atau slip mengganggu pengaturan sudut blade.

Moldboard

  • Cutting edge dan end bit: ganti atau balik sebelum moldboard tergerus.
  • Slide rail dan wear strip: moldboard bergeser di rel. Periksa keausan dan celah.
  • Silinder side shift dan tip: periksa kebocoran dan kondisi rod.
  • Baut cutting edge: pastikan kencang. Baut yang longgar membuat cutting edge bergetar dan aus tidak merata.

Drawbar dan Ball Joint

Drawbar terhubung ke rangka depan melalui ball joint (bola sendi). Ball joint yang aus menyebabkan drawbar bergoyang. Periksa kelonggaran dan lumasi secara rutin. Periksa juga ball joint pada silinder lift blade.

Tandem Drive

Tandem case berisi rantai atau roda gigi yang menggerakkan roda belakang. Bagian ini berendam dalam oli.

  • Periksa level oli tandem sesuai jadwal.
  • Ganti oli sesuai interval atau hasil analisis.
  • Periksa kebocoran di seal poros roda.
  • Dengarkan bunyi abnormal saat berjalan, yang bisa menandakan rantai kendur atau bearing rusak.

Artikulasi dan Kemudi

  • Lumasi pin artikulasi sesuai jadwal.
  • Periksa kelonggaran pin dan bushing artikulasi.
  • Periksa silinder artikulasi dan kemudi dari kebocoran.
  • Periksa king pin dan tie rod roda depan.
  • Periksa fungsi front wheel lean.

Mesin dan Power Train

Seperti alat berat lainnya:

  • Oli mesin dan filter sesuai interval.
  • Filter solar dan water separator.
  • Filter udara, terutama di lingkungan berdebu.
  • Radiator dan cooler bersih.
  • Oli transmisi dan diferensial.

Lihat jadwal ganti filter alat berat untuk panduan umum.

Ban

Grader bekerja di permukaan yang beragam. Tekanan angin yang benar dan seimbang di semua roda penting untuk kestabilan blade. Tekanan yang tidak seimbang di tandem bisa membuat unit miring sedikit, cukup untuk merusak presisi grading.

Daftar Perawatan Berkala Ringkas

FrekuensiPekerjaan
HarianP2H, level oli, kebocoran, grease titik utama, kondisi cutting edge, tekanan ban
MingguanGrease semua titik, periksa celah circle, baut cutting edge, bersihkan radiator
Berkala (ratusan jam)Oli mesin & filter, filter solar, cek oli tandem & circle drive
Berkala (ribuan jam)Oli transmisi, tandem, hidrolik, penyetelan circle, ganti wear strip

Interval di atas hanya gambaran. Selalu ikuti manual unit Anda.

Ilustrasi: Grader yang "Tiba-Tiba" Tidak Presisi

Seorang pengawas lapangan mengeluh bahwa grader di proyeknya menghasilkan permukaan bergelombang halus, padahal operatornya sama dengan bulan lalu dan hasilnya waktu itu bagus. Mesin sehat, tidak ada kode error, dan sistem kontrol elevasi sudah dikalibrasi ulang.

Mekanik kemudian memeriksa komponen mekanis secara berurutan. Ditemukan bahwa wear strip circle sudah sangat tipis sehingga circle memiliki celah naik-turun yang cukup besar, dan beberapa baut cutting edge kendur. Ketika blade menyentuh material keras, celah ini membuat blade sedikit "melompat", menghasilkan gelombang kecil yang berulang. Setelah wear strip diganti, circle disetel, dan baut dikencangkan, hasil grading kembali normal.

Pelajaran dari kasus seperti ini: ketika presisi menurun, periksa komponen mekanis yang longgar sebelum menyalahkan operator atau sistem elektronik.

Urutan Pemeriksaan Saat Hasil Grading Memburuk

  1. Tekanan ban di semua roda, terutama tandem.
  2. Baut dan kondisi cutting edge serta end bit.
  3. Celah moldboard di rel geser.
  4. Celah circle dan kondisi wear strip.
  5. Ball joint drawbar dan silinder lift.
  6. Pin artikulasi dan king pin roda depan.
  7. Sistem kontrol elevasi dan sensornya.
  8. Teknik dan kecepatan kerja operator.

Perawatan Sistem Kontrol Elevasi

Untuk grader yang dilengkapi sistem kontrol berbasis laser, sonik, atau GNSS:

  • Bersihkan sensor dan penerima dari debu dan lumpur setiap hari.
  • Periksa kabel dan konektor yang bergerak bersama blade.
  • Periksa dudukan sensor agar tidak bengkok atau longgar.
  • Lakukan pemeriksaan kalibrasi sesuai prosedur pabrikan sistem, terutama setelah perbaikan mekanis pada blade atau circle.

Menyiapkan Grader untuk Proyek Baru

  • Servis menyeluruh sesuai interval berikutnya yang terdekat.
  • Pasang cutting edge dan end bit baru bila sisa ketebalannya tidak cukup untuk seluruh durasi proyek.
  • Setel circle dan moldboard.
  • Periksa ban dan siapkan ban cadangan bila lokasi terpencil.
  • Siapkan stok filter, oli, dan baut cutting edge di lokasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa hasil grading bergelombang padahal operator sudah berpengalaman?

Periksa kelonggaran circle, drawbar, dan moldboard, serta tekanan ban. Komponen yang longgar membuat blade bergetar.

Seberapa sering cutting edge grader diganti?

Tergantung material. Di material abrasif, cutting edge bisa habis jauh lebih cepat. Periksa setiap hari di pekerjaan berat.

Apakah oli tandem sama dengan oli transmisi?

Tidak selalu. Ikuti spesifikasi pabrikan untuk setiap kompartemen.

Apakah circle grader perlu dilumasi?

Tergantung desainnya. Beberapa circle memakai wear insert yang tidak memerlukan pelumas, sementara gigi circle dan pinion sering memerlukan pelumasan tertentu. Ikuti petunjuk manual, karena pelumas yang salah di area terbuka justru bisa menangkap debu.

Kapan ban grader perlu dirotasi?

Jika keausan antar posisi tidak merata, rotasi bisa membantu meratakan keausan. Ikuti rekomendasi pabrikan ban dan unit, dan pastikan ban pada satu tandem memiliki ukuran dan keausan yang serupa.

Poin Penting

  • Presisi grader bergantung pada komponen mekanis yang tidak longgar.
  • Periksa dan setel circle, wear strip, moldboard, dan drawbar secara berkala.
  • Rawat tandem drive, artikulasi, dan sistem kemudi.
  • Jaga tekanan ban seragam untuk kestabilan blade.
  • Saat hasil grading memburuk, periksa komponen mekanis sebelum menyalahkan operator.

Penutup

Grader yang terawat menghasilkan permukaan yang lebih rata dengan lintasan lebih sedikit. Fokuslah pada circle, moldboard, drawbar, dan tandem, bukan hanya mesin. Butuh sparepart grader atau perbaikan? Hubungi tim sparepart dan perbaikan Kairos.