Excavator
Checklist Inspeksi Excavator Bekas yang Bisa Anda Bawa ke Lokasi
Halaman ini sengaja dibuat praktis. Kalau Anda akan berangkat melihat excavator bekas, cetak atau buka halaman ini di ponsel, lalu centang satu per satu di lokasi. Penjelasan lebih panjang tentang alasan setiap poin ada di panduan lengkap membeli excavator bekas.
Sebelum Berangkat
- Minta penjual tidak menyalakan unit sebelum Anda tiba.
- Minta foto plat nomor seri (serial number) dan dokumen kepemilikan untuk dicek lebih dulu.
- Tanyakan HM, tahun, riwayat overhaul, dan kapan undercarriage terakhir diganti.
- Siapkan senter, kain lap, kamera, meteran, jangka sorong, dan sarung tangan.
- Ajak mekanik atau operator yang Anda percaya.
- Pastikan ada area dan material untuk uji kerja.
1. Identitas dan Dokumen
- Nomor seri di plat cocok dengan dokumen.
- Nomor mesin cocok dengan dokumen.
- Tidak ada tanda plat dicungkil, dilas ulang, atau diganti.
- Bukti kepemilikan, invoice, atau dokumen impor tersedia. Lihat dokumen penting jual beli alat berat.
2. Pemeriksaan Visual Keliling
- Unit berdiri rata, tidak miring.
- Tidak ada genangan oli di bawah unit.
- Cat ulang: perhatikan area yang mungkin menutupi retak atau bekas las.
- Kaca kabin, pintu, dan tangga lengkap.
- Counterweight tanpa retak dan baut lengkap.
3. Mesin (Dingin)
- Level dan warna oli mesin. Tidak keruh seperti susu.
- Level dan kondisi coolant. Tidak ada lapisan minyak.
- Kondisi saringan udara dan housing-nya.
- Tali kipas dan selang radiator.
- Rembesan oli di sekitar blok mesin, turbo, dan seal depan/belakang.
- Start: berapa lama sampai hidup.
- Warna asap saat start dan setelah hangat.
- Suara ketukan logam.
- Blow-by dari breaker cap atau breather.
4. Sistem Hidrolik
- Level dan warna oli hidrolik.
- Kebocoran pada selang, fitting, pompa, dan control valve.
- Rod silinder bebas goresan, karat, dan krom terkelupas.
- Seal silinder tidak rembes.
- Kecepatan gerakan boom, arm, bucket, swing saat dingin dan saat panas.
- Tidak ada gerakan yang jelas lebih lambat dari yang lain.
- Uji boom drift: boom ditahan di udara dengan bucket berisi, lalu amati penurunannya.
- Suara pompa normal, tidak mendesing berlebihan.
- Kebersihan sirip cooler.
5. Swing
- Swing 360° ke kiri dan kanan halus.
- Tidak ada bunyi "klotak" saat ganti arah.
- Kelonggaran swing bearing dalam batas wajar.
- Swing brake menahan dengan baik di lereng ringan.
- Rembesan oli di swing machinery.
6. Travel dan Final Drive
- Travel lurus maju dan mundur.
- Tidak ada bunyi gemeretak di final drive.
- Travel kecepatan rendah dan tinggi berfungsi.
- Rembesan oli di final drive dan floating seal.
- Rem parkir travel berfungsi.
7. Undercarriage
- Profil gigi sprocket.
- Kekenduran rantai dan sisa langkah adjuster.
- Keausan bushing.
- Track roller berputar dan tidak bocor.
- Carrier roller berputar.
- Idler dan recoil spring.
- Tinggi grouser dan retak pada shoe.
- Foto semua sisi untuk dokumentasi.
Detail cara menilai: tanda undercarriage excavator perlu diganti.
8. Boom, Arm, Bucket
- Retak di area las boom, arm, dan dudukan silinder.
- Bekas las perbaikan dan kualitasnya.
- Kelonggaran pin dan bushing semua titik pivot.
- Kondisi bucket, gigi, adapter, dan cutting edge.
- Semua titik grease menerima grease.
9. Kabin dan Kelistrikan
- Monitor menyala, tidak ada kode error aktif.
- Indikator suhu, tekanan oli, dan pengisian aki normal.
- Lampu kerja, klakson, wiper, alarm travel berfungsi.
- AC dan blower.
- Joystick dan pedal tidak terlalu longgar.
- Kondisi jok dan sabuk pengaman.
- Kabel di bawah kursi dan di belakang panel rapi, tidak banyak sambungan darurat.
- Kecocokan keausan kabin dengan HM. Baca cara membaca hour meter.
10. Uji Kerja (30–60 Menit)
- Menggali material dengan bucket penuh.
- Gerakan kombinasi (boom naik + swing, arm + bucket).
- Memuat ke truk bila ada.
- Travel di tanjakan ringan bila tersedia.
- Pantau suhu coolant dan hidrolik selama uji.
- Asap saat beban penuh.
- Tenaga tidak drop setelah panas.
- Pendapat operator setelah uji kerja.
11. Setelah Uji Kerja
- Cek ulang kebocoran yang mungkin muncul setelah panas.
- Ambil sampel oli bila memungkinkan (mesin, hidrolik, final drive).
- Buat daftar temuan dan perkiraan biaya perbaikan.
- Gunakan daftar itu sebagai dasar negosiasi.
Tabel Ringkas Penilaian
| Area | Baik | Perlu perhatian | Perlu perbaikan | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Dokumen | ||||
| Mesin | ||||
| Hidrolik | ||||
| Swing | ||||
| Travel/final drive | ||||
| Undercarriage | ||||
| Struktur & pin | ||||
| Kabin & listrik | ||||
| Uji kerja |
Cara Menilai Temuan: Hijau, Kuning, Merah
Tidak semua temuan sama beratnya. Saat merangkum hasil inspeksi, kelompokkan temuan agar keputusan lebih mudah:
Hijau: wajar untuk unit bekas
- Cat kusam atau goresan permukaan.
- Gigi bucket aus normal.
- Lampu kerja mati, karet pintu getas.
- Rembesan sangat ringan yang bisa diatasi dengan penggantian seal atau O-ring kecil.
Kuning: masuk hitungan biaya
- Seal silinder bocor.
- Pin dan bushing longgar di beberapa titik.
- Undercarriage di kisaran setengah umur atau lebih.
- AC tidak dingin.
- Satu atau dua track roller bocor.
Merah: alasan untuk menunda atau menolak, kecuali harga sangat menyesuaikan
- Blow-by berlebihan dan asap putih kebiruan terus-menerus.
- Oli mesin tercampur coolant.
- Pompa hidrolik lemah saat panas dengan boom drift besar.
- Retak struktur pada boom, arm, atau main frame.
- Swing bearing longgar parah atau bunyi keras.
- Nomor seri tidak cocok dengan dokumen.
Dengan pengelompokan ini, Anda dan tim bisa memutuskan dengan cepat: lanjut dengan negosiasi, minta perbaikan sebelum serah terima, atau mencari unit lain.
Dokumentasi Inspeksi
Ambil foto dan video dengan urutan yang rapi: plat nomor seri, HM di monitor, keliling unit dari empat sisi, ruang mesin, undercarriage kiri dan kanan, setiap temuan dari dekat, dan video uji kerja. Beri nama file sesuai area. Dokumentasi yang rapi memudahkan diskusi dengan atasan atau rekan yang tidak ikut ke lokasi, dan menjadi bukti kondisi saat negosiasi dan serah terima.
Poin Penting
- Siapkan inspeksi sejak sebelum berangkat: mesin dingin, dokumen, alat, dan mekanik.
- Periksa sistematis: dokumen, visual, mesin, hidrolik, swing, travel, undercarriage, struktur, kabin.
- Lakukan uji kerja dengan beban minimal 30 menit.
- Kelompokkan temuan menjadi hijau, kuning, dan merah.
- Dokumentasikan dengan foto dan video yang rapi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama waktu ideal untuk inspeksi satu unit?
Untuk pemeriksaan yang layak, sediakan setidaknya dua sampai tiga jam, termasuk uji kerja.
Apakah bisa inspeksi lewat video call?
Video bisa membantu penyaringan awal, tetapi tidak menggantikan inspeksi langsung, terutama untuk start dingin, uji kerja, dan merasakan respons hidrolik.
Apakah checklist ini bisa dipakai untuk merek apa pun?
Ya. Poin-poin utamanya berlaku untuk semua merek excavator. Untuk detail seperti lokasi titik ukur tekanan atau prosedur membaca kode error, rujuk manual merek dan model unit yang Anda periksa.
Apa yang harus dilakukan jika penjual menolak uji kerja?
Tanyakan alasannya. Jika tidak ada alasan yang masuk akal, misalnya lokasi tidak memungkinkan, pertimbangkan dengan serius untuk tidak melanjutkan. Uji kerja adalah salah satu cara terbaik menilai kondisi nyata unit.
Apakah unit di Kairos sudah diinspeksi?
Silakan tanyakan laporan inspeksi untuk unit yang Anda minati melalui halaman unit di marketplace atau hubungi kami.